Syuting Video Klip 'Jika Engkau', Ariel NOAH Jadi 10 Karakter
BOGOR-
NOAH tengah menggarap video klip dari single berjudul Jika Engkau. Dalam video klip ini,
Ariel dan model video klip,
Tara Basro, akan hadir dalam 10 karakter berbeda.
Ditemui disela pembuatan di kawasan Bogor Utara, Jawa Barat, Selasa (9/4)
Ariel mengakui video klip kali ini sedikit agak lucu dengan konsep yang berbeda.
"Sekarang lagi pembuatan video klip single ketiga judulnya
Jika Engkau.
Agak lucu ya ini ceritanya hubungan dua orang. Tapi nanti dua orang
ini, saya dan model masing-masing akan menjadi 10 dengan karakter yang
berbeda," ujar
Ariel.
Tidak hanya konsep video klip
Jika Engkau yang berbeda dengan video klip
NOAH lainnya, menurut
Ariel banyak hal yang membuat video klip ini berbeda.
"Banyak
banget yang ngebuat video klip ini berbeda dari sebelumnya, multiple.
Video klip ini seru, efeknya, dan juga cara penyampaiannya harus lima
kali orang liat video klip ini baru akan mengerti ceritanya," jelas
Ariel.
Tak sendiri, nantinya di akhir cerita empat personil NOAH lainnya,
David,
Lukman,
Uki, dan
Reza akan menjadi bagian penting dalam video klip garapan Sim F tersebut.
"Kunci dari cerita video klip ini ada di personil lain. Nantinya
Ariel yang 10 itu akan pergi satu-satu sampe menyisakan satu Ariel saja dan berkumpul sama personel lain," pungkas
Ariel.
Gebrakan Baru NOAH, Manggung di Atas Laut
Berita NOAH -
Band Noah
kembali memberikan gebrakan baru. Kali ini Noah beraksi di panggung
yang dibangun di atas laut pada puncak Festival Teluk Jailolo 2013 di
Halmahera Barat, Maluku Utara.
Panggung berjudul
Sasadu on The Sea
itu adalah salah satu usaha Festival Teluk Jailolo untuk memecahkan dua
rekor MURI. Acara ini, selain diisi Noah, akan melibatkan karya musik
drama dan tari yang menggandeng seniman tari Eko Supriyanto, Oleg
Sanchabakhtiar, dan Dimmas Leimena. "Diharapkan acara ini bisa
meningkatkan jumlah pengunjung," kata Doddy Matondang dari Ikatan Budaya
dan Pariwisata, Senin, 22 April 2013. Doddy menargetkan sepuluh ribu
pengunjung.
Selain menargetkan rekor Panggung Festival Pertama
di Atas Laut, festival pada 16-18 Mei 2013 ini juga ingin memecahkan
rekor pengiriman kartu pos terbanyak. Sebanyak 5.000 lembar kartu pos
bergambar objek wisata Kabupaten Halmahera Barat akan dikirim ke banyak
tempat, termasuk presiden, kedutaan Indonesia di luar negeri, dan kantor
perwakilan negara asing di Jakarta.
Selain mempromosikan
keindahan visual Halmahera Barat, kartu pos ini dilengkapi pula
teknologi baru sehingga penerima mendapat sesuatu yang lebih. "Kartu pos
itu ditanami
coding augmented reality sehingga kalau di-
scanning
dengan Iphone atau android akan muncul 3D video," kata Doddy Matondang
dari Ikatan Duta Budaya dan Pariwisata Indonesia di Kemenparekraf,
Senin.
Festival tahunan sejak 2009 itu ingin mempromosikan potensi pariwisata alam dan budaya di Jailolo, seperti
fun dive,
penanaman karang laut, penanaman mangrove, ekspedisi burung bidadari,
parade gerobak sapi, dan orom sasadu (pesta makan adat suku Sahu di
rumah adat Sasadu).
Di Balik Seorang Ihsan
Nama Ihsan sebenarnya tidak asing lagi
dikalangan musisi Bandung, nama Ihsan mulai dikenal sejak dia bergabung
sebagai additional bass player di beberapa panggung sejak masih
menggunakan nama Peterpan. Sejak awal memang Ihsan sudah kenal dekat
dengan David.
Siapa sangka? Ihsan yang awalnya hanya diminta David teman satu
bandnya dulu mengantar ke salah satu tempat show Peterpan di tahun 2009
sekarang menjadi salah satu titik yang banyak memberikan kontribusi
untuk NOAH, bahkan sebelumnya memang tidak pernah terpikirkan oleh Ihsan
menjadi bagian dari NOAH, karena pada saat mengantar David, Ihsan tidak
diperkenalkan kepada personil Peterpan waktu itu.
Ihsan hanya menonton, malah waktu itu dia lebih dulu kenal dengan
ketua Sahabat di Jakarta. Setelah acara Ihsan baru dikenalkan kepada
personil yang lain. Beberapa Minggu kemudian, David meminta Ihsan untuk
datang ke studio Uki, “San..bisa datang ke studio Uki? kita ngejjam
aja..” kata David mengajak Ihsan, tanpa pikir panjang Ihsan meng-iya kan
ajakan David karena memang jadwal Ihsan sedang kosong waktu itu, dan
Ihsan langsung diajak ikut mengisi kekosongan pada bass keesokan
harinya, bahkan Ihsan belum tau lagu Peterpan pada saat itu.
“Saya mulai ikut mengaransemen dan rekaman itu sejak album Seperti
Seharusnya setelah itu baru mengerjakan album Suara Lainnya” jelas
Ihsan, dan dari situ lah Ihsan mulai aktif ikut kemanapun NOAH pergi
sebagai Additional Bass Player sejak tahun 2009 lalu.
Bahkan pada saat Peterpan mengalami kekosongan jadwal selama 2 tahun
Ihsan sempat bingung “Ya memang sempat bingung sih, waktu itu saya
bertanya kepada Allah, apakah saya harus stay disini atau mencari
kesibukan lain? tapi Allah menyuruh saya untuk stay, ya ini lah jalan
Allah, saya stay bersama NOAH sampai sekarang..” tambah pria penggemar
Sushi ini.
Kontribusi Ihsan bisa dibilang besar di NOAH, lagu yang diciptakannya
bersama David terpilih sebagai single pertama di album “Seperti
Seharusnya” dari 2 lagu yang diciptakannya bersama David untuk album
itu.
Di luar kesibukan bermusik Ihsan dikenal sangat ramah baik oleh crew
bahkan oleh para Sahabat, dia sangat suka sekali makan, tidak jarang
makanan porsi besar dia habiskan dengan sangat cepat, bahkan saat
wawancara ini berlangsung, Ihsan baru saja menghabiskan sekitar 6 menu
Sushi.
0 komentar: